Alamak, pemain SFC asal Papua ini digelandang ke Polresta Palembang

Alamak, pemain SFC asal Papua ini digelandang ke Polresta Palembang

0

Seputarsumsel.com-Palembang,
Sriwijaya FC kesandung nih! Salah satu pemainnya dilaporin ke pihak kepolisian, lantaran telah memperkosa dan menganiaya gadis dibawah umur. Walah, siapa ya?

Dikabarkan, pemain belakang dari tim Sriwijaya Football Club, Marco Sandy Maraudje diamankan di Kepolisian Resor Kota Palembang, hari ini Kamis (20/7). Marco diduga telah melakukan tindakan tak bermoral tersebut karena pengaruh mabuk akibat pesta miras dengan enam temannya.

Korbannya, IR (16 tahun) diinformasikan telah dianiaya dan diperkosa oleh Marco di salah satu hotel di kawasan Komplek Ilir Barat I Palembang. Nah, Kapolsek Ilir Barat I, Kompol Handoko Sanjaya udah membenarkan adanya kejadian tersebut lho! “Kita sedang periksa MSM ini bersama enam teman lainnya. Namun untuk MSM sudah ditetapkan tersangka,” kata dia.

Ia mengakui, dari pemeriksaan kuat dugaan pemerkosaan dan penganiayaan itu dilakukan tersangka lantaran terpengaruh minuman keras. Tahu gak, penangkapan Marco sendiri berawal dari laporan keluarga yang gak terima dengan adanya tindakan gak terhormat yang dilakukan pemain asal Papua itu.

Sementara, Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono mengakui saat ini tersangka masih diperiksa di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polresta Palembang. “Kita (Polresta Palembang) sudah mengambil alih kasus ini. Kita sedang periksa yang bersangkutan. Kita dalami juga laporannya,” kata dia.

Bukan hanya itu, korban pun saat ini juga masih dalam pemeriksaan. Termasuk saksi-saksi yang mengetahui adanya pemerkosaan itu. “Memang laporan yang masuk atas dugaan pemerkosaan dan penganiayaan. Inisial MSM ini sekarang sudah diamankan di Mapolresta Palembang,” tandasnya.

Well, gimana pendapatmu? Setelah kemarin kecewa lantaran cuma dapet hasil imbang melawan Bali United, kali ini lagi-lagi fans Sriwijaya FC kecewa karena salah satu pemainnya melakukan tindak kriminal.

(Teks dan Foto : RuL/IST

Your email address will not be published. Required fields are marked *