Apel siaga, cegah karhutla sejak dini

Apel siaga, cegah karhutla sejak dini

0

Seputarsumsel.com-Palembang,
Pemerintah Provinsi Sumsel ingin mewujudkan komiten bebas asap di tahun ini, dengan menggelar perhelatan apel siaga, yang dipimpin langsung oleh Kepala Staff Kepresidenan Teten Masduki dan Kepala BNPB RI Willem Rampangilei. Turut hadir dalam apel yang diikuti sekitar 1.500 peserta tersebut, Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Pangdam II Sriwijaya, Kapolda Sumsel dan jajaran pemerintah pusat dan daerah terkait lainnya.

Apel siaga Tim Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) ini dalam rangka mencegah sejak dini terjadinya kebakaran hutan. Selain dihadiri elemen pemerintah, juga dihadiri dari mitra pemasok peralatan pencegah Karhutla, yakni dari Asia Pulp & Paper (APP Sinar Mas) bersama mitra pemasoknya, PT. Sebangun Bumi Andalas (SBA), TNI, Polri, Manggala Agni, PT. Bumi Mekar Hijau (BMH), PT. Bumi Andalas Permai (BAP) dan lain-lain.

Menurut data yang diterima dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), diprediksi bahwa tahun ini akan lebih kering dibanding tahun lalu, sehingga memiliki tingkat resiko lebih tinggi terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Ini diungkapkan Gubernur Sumsel Alex Noerdin.

“Meski curah hujan relatif tinggi, tapi Pemerintah Provinsi Sumsel sudah menetapkan status siaga kebakaran hutan dan lahan. Saya ingin menyepakati pencegahan karhutla ini kepada semua pihak, terutama pengusaha perkebunan untuk menjaga lahan konsesi mereka agar tidak terbakar,” kata Alex kepada awak media.

Saat ini, sudah ada 160 titik Desa Peduli Api, dengan mengerahkan sekitar 5.389 satgas personil yang disebar di 483 unit posko. Selain itu, ada 48 posko terpadu yang juga tersebar di wilayahn kabupaten kota di Sumsel, khususnya di wilayah rawan terbakar.

Dengan adanya antisipasi karhutla sejak dini dan banyaknya posko yang disebar tersebut, tercatat pada Februari 2017 Sumsel berhasil menekan angka hotspot sekitar 99,8 persen. Dan saat ini, melalui satelit teraaqua hanya terpantau 11 hotspot yang ada.

Senada dengan Alex Noerdin, Kepala Staff Kepresidenan Teten Masduki juga mengungkapkan harapan, dengan adanya antisipasi pencegahan karhutla sejak dini.

“Dengan penanggulangan sejak dini yang dicanangkan Pemprov Sumsel, diharapkan mampu meminimalisir terjadinya kebakaran hutan dan lahan, sehingga tidak menimbulkan bencana asap pekat seperti yang terjadi di tahun 2015 lalu. Peran serta masyarakat dan semua lapisan terkait sangat diperlukan, dalam mewujudkan Sumsel Bebas Asap, apalagi sebentar lagi kita akan menyambut Asean Games 2018,” tutupnya.

Dalam apel siaga tersebut, juga digelar peralatan pencegah karhutla, antara lain mobil operasional lapangan, mobil pengangkut peralatan, mobil tangki air, sepeda motor, pompa dan selang pemadam, jet shooter, serta bahan aditif dan wearpack. (RuL/17)

Your email address will not be published. Required fields are marked *