Berbagi cerita tentang Palestina lewat dongeng bersama Simo

Berbagi cerita tentang Palestina lewat dongeng bersama Simo

0

Seputarsumsel.com-Palembang,
“Hei nenek-nenek, hei kakek-kakek” sapa Simo membuat suasana di halaman Sekolah Islam Terpadu (SIT) Bina Ilmi Palembang gemuruh ramai. Sapaan gak biasa itu cukup membuat anak-anak yang menghadiri kegiatan Mendongeng untuk palestina tertawa geli. Simo merukakan alat bantu dongeng milik Bambang Sidik Priyatno atau Kak Bambang. Ada yang udah pada kenal sama sosok ini?

Kak Bambang dengan simonya ini merupakan pendongeng nasional yang telah tampil dari panggung ke panggung meliputi kota-kota di Jawa dan Sumatera, demi menghibur anak nusantara.

Atas kepiawaian Kak Bambang beraksi dengan si lucu Simo, anak-anak larut dalam dongeng penuh makna itu.

Sebab, ia gak sekedar datang untuk menghibur para penonton, melainkan juga berdakwah, menanamkan kepekaan dan kepedulian terhadap nasib sesama, terutama saudara seiman.

Ia menceritakan, betapa sedihnya saudara-saudara muslim di tanah para nabi. Mereka gak seberuntung kita di tanah air. “Booommmm… tiba-tiba pesawat Israel menghujani tanah Palestina,” teriak Kak Bambang ditengah dongengnya.

Di Palestina anak-anak gak bebas bermain, gak bebas menuntut ilmu. Tak peduli pagi, siang dan malam bahaya mengancam, peluru tembakan, bom, granat sewaktu-waktu meletus. Duh, kasihan benar nasib mereka.

“Kita memberikan edukasi untuk anak-anak, mengajak anak-anak berfikir dengan visualisasi film dan dongeng yang kita bawakan. Kita bercerita menggunakan media boneka, namanya Simo, dengan tokoh ceritanya Alif dan Kakeknya,” jelas kak Bambang di sela-sela acara, Jum’at (2/6).

Dan di akhir kesempatan istimewa itu, anak-anak bisa berdonasi untuk saudara-saudara di Palestina yang akan disalurkan oleh Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP).

Nah, kegiatan yang terselenggara atas kerjasama Al-Quds Volunteer Internasional (AVI) dengan Forum Lingkar Pena (FLP) Palembang masih akan singgah-singgah ke sekolah-sekolah di Palembang selama Ramadhan.

Dan puncaknya, pada 18 Juli 2017 mendatang akan digelar nonton bareng film Palestina di bumi Palembang Darussalam, yang rencananya akan di aula Rumah Sakit Mata Palembang. Rugi banget kalo gak ikut nobar lho, karena tiket hanya merogoh kocek Rp25 ribu. Ikutan yuk!

(Teks dan Foto: Ratih/17)

Your email address will not be published. Required fields are marked *