Caotu, perayaan doa roh leluhur bagi umat Tri Dharma

Caotu, perayaan doa roh leluhur bagi umat Tri Dharma

0

Seputarsumsel.com-Palembang,
Ada yang tahu gak hari ini ada acara apa? Yap, bagi umat Tri Dharma, hari ini spesial banget, karena ada perayaan hari Ulambana (Caotu). Itu tuh, perayaan untuk mendoakan sekaligus memberikan persembahan roh leluhur.

Makanya, malem ini, Selasa (05/09), ratusan warga Tri Dharma memadati Kelenteng Chandra Nadi (Soei Goeat Kiong) atau lebih dikenal Kelenteng Dewi Kwan Im yang terletak di 10 Ulu, Palembang, demi ngerayain hari keagamaan tersebut.

“Dalam kepercayaan Tri Dharma, pada bulan ketujuh penanggalan Imlek, arwah leluhur dilepaskan dan bergentayangan di sekitar kita. Makanya, ritual ini dimaksudkan untuk mendoakan mereka,” kata Humas Kelenteng Chandra Nadi, Harun.

Ia juga menambahkan, pada bulan ketujuh penanggalan Imlek pada tahun ini, jatuh pada akhir Agustus hingga pertengahan bulan September nanti. Dalam satu bulan itu warga Tri Dharma akan melakukan doa yang bertujuan agar roh leluhur gak mengganggu dan memperoleh berkah melimpah.

Nah, puncak Ritual Ulambana (Caotu) terjadi pada pertengahan bulan yang jatuh pada hari Selasa hari ini. Ritual doa berlangsung mulai jam 7 pagi dan berakhir pada jam 11 malem. Ritual ini sendiri dipimpin seorang Biksu Tri Dharma dengan penyampaian doa, ritual pengarakan dan berakhir pembakaran Tosu, atau yang disebut Jenderal Arwah.

“Pembakaran Tosu dimaksudkan untuk mengutus Tosu untuk mengawasi arwah lelulur supaya gak menggangu selama berada disekitar kita hingga akhir bulan ketujuh nanti,” tambahnya.

Dalam kepercayaan Tri Dharma, Bulan ke tujuh penanggalan Imlek merupakan kesempatan untuk sebanyak mungkin melakukan hal-hal baik lho, termasuk berderma. Pada bulan ini juga derma atau persembahan umat Tri Dharma dihimpun di kelenteng dan selanjutnya akan disumbangkan kepada orang yang membutuhkan.

(Teks dan Foto : Nanda Nasrullah/17)

Your email address will not be published. Required fields are marked *