Menapak tilas tanah kelahiran AK Gani, Gubernur Sumsel pertama

Menapak tilas tanah kelahiran AK Gani, Gubernur Sumsel pertama

0

Seputarsumsel.com, Palembang,
Buat orang Palembang, nama AK Gani udah gak asing ya. Hayoo, ada yang tahu gak sih, siapa AK Gani? Yap, dia adalah Mayor Jenderal TNI (Purn.) dr. Adenan Kapau Gani bin Abdoel Gani Sutan Mangkuto, atau yang lebih dikenal orang Sumsel dengan sebutan Bapak AK. Gani, Gubernur pertama Provinsi Sumatera Selatan (1945-1946), yang pada masa itu masih meliputi Bengkulu, Lampung, Jambi dan Bangka Belitung.

Setelah proklamasi dan selama masa revolusi fisik, ia memperoleh kekuasaan politik dengan bertugas di kemiliteran. Dilansir dari laman Wikipedia, AK Gani tertarik untuk bisa memimpin Palembang, karena ia menilai Palembang sebagai sebuah lokomotif ekonomi yang layak untuk bangsa yang baru merdeka.

Ternyata, selain jadi Gubernur, ia juga pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Sriwijaya yang pertama lho, ditahun 1954. Penasaran dari mana sih, Mayjen keren ini berasal? Ternyata, kampung halaman AK Gani terletak di Kampung Lerang, Jorong Palembayan Tangah, Kanagarian Ampek Koto Palembayan, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Dirumah inilah beliau dilahirkan. AK. Gani merupakan anak kedua dari lima bersaudara. Beliau bersukukan (garis matrilineal/ibu) Simabua, turunan dari klan Suku Tanjung yang mendiami Kampung Lerang, Jorong Palembayan Tangah, Kanagarian Ampek Koto Palembayan, sedangkan ayahnya bersukukan Sikumbang dari Sungai Taleh, Kanagarian Baringin. Masa sekolah dasar ia tempuh di Kota Bukittinggi.

Selain jabatan-jabatan yang udah disebutin tadi, ternyata AK Gani juga sempat menjadi Wakil Perdana Menteri RI serta Menteri Perdagangan RI pada Pemerintahan Presiden Soekarno. Ia tetap aktif dan tinggal di Sumsel hingga akhir hayatnya di tanggal 23 Desember 1968. AK Gani ninggalin satu istri bernama Masturah.

Salutnya, pada 7 November 2009 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menetapkan beliau sebagai Pahlawan Nasional Republik Indonesia. Kini jasadnya terbaring di Taman Makam Pahlawan Sri Ksetra Ksatria Siguntang, Kota Palembang dan namanya diabadikan sebagai Rumah Sakit TNI dr. AK. Gani di Palembang milik Kodam II Sriwijaya.

(Teks dan Foto : RuL/Zeno Zasman/17)

Your email address will not be published. Required fields are marked *