Operasi Ramadniya Musi 2017, ribuan personil diturunkan demi mengamankan lebaran

Operasi Ramadniya Musi 2017, ribuan personil diturunkan demi mengamankan lebaran

0

Seputarsumsel.com-Palembang,
Gak terasa udah 20 hari aja kita berpuasa, artinya gak lama lagi hari kemenangan itu tiba. Duh, gak sabar lagi rasanya. Soalnya momen kumpul keluarga di hari nan fitri itu emang ditunggu-tunggu banget ya. Apalagi kalo di Indonesia, mudik lebaran udah jadi tradisi tahunan.

Nah, biar momen sakral itu berjalan mulus, tanpa halangan, Kepolisian Daerah Provinsi Sumsel siap siaga mengamankan, melayani dan mengayomi para pemudik melalui Operasi Ramadniya Musi 2017.

Bahkan gak nanggung-nanggung, sebanyak 4.758 personil nih, dengan rincian personil Polri sebanyak 2.460 personil dan instansi samping sebanyak 2.298 personil siap untuk diturunkan.

“Baik personil kita, dari instansi, Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kesehatan, harus bersatu di lapangan, di satu posko,” jelas Kapolda Sumsel Irjen Agung Budi Maryoto, usai Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Persiapan Operasi Ramadniya Musi 2017 Tingkat Provinsi Sumsel, Kamis (15/6).

Sedangkan untuk pos komando (posko) sendiri, sebut dia, sebanyak 115 posko bakal di dirikan, untuk menunjang kesuksesan musim mudik kali ini, yakni terdiri dari Pos Pengamanan 55 unit, Pos pelayanan 33 unit, Pos AJU 23 unit.

Selain itu, di daerah yang jalannya rusak dan berlobang, akan di pasang rambu peringatan, sebab hingga saat ini masih ada 48 titik jalan yang masih dalam proses perbaikan. Kondisi jalan itu, ada yang masih dicor, ada yang amblas atau longsor. Jadi kalo udah ada rambu peringatan, pengendara bisa berhati-hati.

“Kalo ada yang belum selesai, harus dikasih tanda atau rambu, agar pengemudi yang lewat gak terjebak, karena itu bisa membahayakan,” jelas Agung.

Just info nih bray, Polda Sumsel juga menggelar kegiatan Cipta Kondisi menghadapi perayaan Hari Raya Idul Fitri 1438 H pada April-12 Juni 2017. Dalam hal ini, mereka sudah berhasil menangkap 549 pelaku kejahatan curat, curas dan curanmor, dengan jumlah perkara yang telah diungkap 449 kasus. Serta dilakukan razia premanisme, petasan, miras dan pemberantasan narkoba.

So, kamu akan lebih merasa aman dan terlindungi, terlebih polisi juga menjaga tempat-tempat wisata, mall, pertokoan, perbankan, pegadaian dan tempat keramaian lainnya.

Walaupun begitu, kamu gak boleh melakukan tindakan yang mancing kejahatan dan gak boleh ceroboh. Gubernur Sumsel, Alex Noerdin ingetin prihal tersebut lho. “Gak mungkin aparat saja yang mengamankan, kita juga harus ikut berperan. Misal, kalo jalan gak perlu berpenampilan mencolok, pake perhiasan emas. Jangan seperti toko mas berjalan. Terus kalo pergi, rumah harus dikunci, titip tetangga, dan sebelum keluar periksa kondisi rumah, apakah api kompor sudah dimatikan atau belum,” pesannya.

Dan yang gak kalah penting, kamu harus peka dengan lingkungan, maksudnya kalo ada hal-hal yang mencurigakan wajib dilaporkan. “Kalo ada yang mencurigakan, segera lapor!,” imbuhnya.

(Teks dan Foto : Ratih/17)

Your email address will not be published. Required fields are marked *