Para ibu kunci pemberantasan Narkoba

Para ibu kunci pemberantasan Narkoba

0

Seputarsumsel.com-Palembang,
Perempuan adalah tiang negara. So, kalo perempuan dalam suatu negara itu baik, maka baik pula lah negara tersebut. Coba pikir, apa jadinya kalo banyak perempuan di Indonesia malah pake narkoba? Serem kan.

Guna mengantisipasi itu semua, sejumlah perempuan dalam naungan beberapa organisasi perempuan (Ormas) di Palembang, seperti, PKK, Dharma wanita, Persatuan Istri Prajurit (Persit) TNI Angkatan Darat Kartika Chandra Kirana, Persatuan Istri TNU Angkatan Laut Jalasenastri, Persatuan istri TNI Angkatan Udara PIA Ardhya Garini, Persatuan Istri Polisi Bhayangkari, Ikatan Pengusaha Wanita (IWAPI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), dan tenaga paramedis dari Puskemas, mengikuti Penyuluhan Peraturan Dalam Negeri Nomor 33 Tahun 2012 dengan tema Ormas Perempuan terhadap Perlindungan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba di Palembang, di Grand Atyasa Covention Center, Rabu (8/3).

Ladies, jangan pernah menyentuh narkoba, barang haram ini bukan hanya bikin bangkrut karena harganya yang selangit, tetapi juga bisa menghancurkan generasi. Dikatakan narasumber dari Bandan Narkotika Nasional (BNN) Brigjen Pol dr Victor SpB FICD DF, narkoba gak hanya sebatas denda, penjara dan hukuman mati, tetapi juga melanggar larangan Tuhan.

Upaya preventif atau pencegahan kudu wajib hukumnya. Karena kalo udah terlanjur menggunakan barang haram itu, biasanya akan sulit untuk keluar lagi.

Pencegahan pertama dimulai dari lingkungan keluarga. Ibu harus peka dengan perubahan perilaku anak, kalau biasanya anak rajin tiba-tiba malas, atau sebaliknya, kita patut curiga.

Terus kalo anak pulang larut malam, harus ditanya, kalau emang si anak punya masalah harus diajak bicara. Dan tindakan lebih lanjut, orang tua bisa mencoba tes urine anak dengan alat tes narkoba yang banyak dijual di apotek.

Selanjutnya, jika anak positif konsumsi narkoba, ibu jangan panik, tetap berikan kehangatan untuk buah hati, dan segera bawa ke Bandan Narkotika untuk direhebilitasi.

“Jangan takut bakal dihukum. Kita akan menyalurkan pasien jika memang punya keinginan untuk sembuh. Hubungi pihak BNN atau BNK secepat mungkin,” ucapnya.

Saat ini Pemerintah Indonesia memiliki beberapa tempat rehabilitasi narkoba, yakni di Jawa Barat, Makasar, Samarinda, Batam, dan akan dibangun juga di Medan, Lampung dan Sumsel. Inget, ya, rehabilitasi ini gak dipungut biaya alias gratis!.

Kepala BNK Palembang, Ismail Ishak mengatakan, pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika harus dilakukan sejak dari dalam kandungan, jangan sampai janin di dalam perut terkontaminasi dengan narkoba.

“BNK terus gencar bersosialisasi ke masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Di sekolah, BNK membentuk Gerakan Siswa Anti Narkoba (GESAN), dan di masyarakat umum di bentuk Gerakan Ibu Anti Narkoba (GIAN),” ujar Ismail.

Well, kalo ada keluarga, kerabat, sahabat bahkan lingkungan sekkitar kita terjebak narkoba, yuk, laporkan atau bawa ke langsung BNN/BNK untuk direhabilitasi, bagi yang tinggal di Kota Palembang, bisa hubungi 085100464792 (BNK Palembang). Ayo laporkan, demi melindungi generasi bangsa bebas narkoba. (Ratih/17)

Your email address will not be published. Required fields are marked *