Pembangunan Musi IV Dibangun Berdasarkan SOP

Pembangunan Musi IV Dibangun Berdasarkan SOP

0

Seputarsumsel.com,Palembang-
Kepala Dinas PU Bina Marga Sumsel, Ucok Hidayat, menyayangkan pernyataan Distrik Navigasi Kelas I Palembang di media yang mengeluhkan terganggunya transportasi air akibat pembangunan Jembatan Musi IV.

“Saat rapat koordinasi pihak dari Distrik Navigasi hadir dan ikut menyetujui high clearence jembatan. Tapi sekarang justru mereka berkata lain. Tentu ini menjadi pertanyaan karena kehadiran mereka saat rapat mewakili institusi, jadi secara institusi mereka telah setuju,” kata Ucok.

Persoalan terkait keinggian Jembatan Musi IV muncul setelah anggota Komisi V DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, meninjau Distrik Navigasi Kelas I Palembang, Kamis (19/4/2018). Pihak Distrik Navigasi mengaku transportasi air terganggu dengan keberadaan Jembatan Musi IV. Bambang pun meminta pembangunan jembatan dihentikan sementara atau ditinggikan hingga 40 m sesuai standar Kepmenhub

Sementara Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional V Satker Metropolis Palembang dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memastikan pembangunan Jembatan Musi IV tetap berjalan.

Pernyataan mereka menjawab permintaan dari Anggota Komisi V DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, yang meminta pembangunan jembatan dihentikan sementara karena dianggap tidak sesuai standar ketinggian jembatan.

“Pembangunan tetap akan terus jalan. Tidak ada yang salah dalam penetapan ketinggian jembatan karena telah ditetapkan melalui beberapa tahapan mulai dari study kelayakan, AMDAL dan rapat koordinasi pihak terkait seperti KSOP Palembang dan Kantor Distrik Navigasi Palembang,” jelas Kepala Satker Metropolis BBPJN V, Yudhian Budhi Krishna, dalam keterangannya kepada wartawan di Palembang, Jumat (20/4/2018).

Menurut Yudhian, hasil Rapat Koordinasi tanggal 25 Februari 2015 memutuskan ketinggian 13,75 m diatas ketinggian jembatan Ampera 11,25 m. Hal ini mempertimbangkan kondisi lapangan bahwa Jembatan Musi IV berada di sebelah hulu dari Pelabuhan International Boom Baru sehingga tidak akan dilayari oleh kapal berukuran besar.

“Hasil kajian dan rapat tersebut menjadi bagian dalam pengambilan keputusan koordinasi tingkat Kementerian,” jelasnya.

Pemberitaan terkait pembangunan Jembatan Musi IV yang dituding terlalu rendah dan menghambat arus lalulintas transportasi dianggap menyudutkan Pemprov Sumsel dan BBPJN V.(nuy/18).

Your email address will not be published. Required fields are marked *