Rejeki dibalik ngetrendnya “Bakso Beranak”

Rejeki dibalik ngetrendnya “Bakso Beranak”

0

Seputarsumsel.com-Palembang,
Trend bakso beranak yang sukses bikin heboh tanah air, ternyata merambah hingga ke kota Palembang, loh guys. Ya, bakso gede yang didalemnya juga ada bakso-bakso lain, sekarang ini lagi ngetrend dan kekinian banget, khususnya bagi penikmat kuliner yang satu ini. Bayangin, bakso segede gaban itu, disiram dengan kuah kaldu, dicampur dengan cabe dan saos, duhhh… ngiler!. Eits, daripada cuma ngebayangin, yuk cobain!

Di Palembang sendiri, bakso beranak gak hanya ada di satu tempat. Sebut saja Bakso Bontet Yayasan 1 yang menyediakan bakso beranak dengan berbagai pilihan. Bisa lo coba dengan isi bakso kecil aja, atau dengan isian telur. Per porsi dihargai Rp 42 ribu saja. Bisa dilihat di instagram @baksobontet_yayasan1.

Selain disana, ada juga Bakso Beranak Mas Jun, yang berlokasi di Jalan Temon 27 Ilir Sekanak Palembang. Warung bakso ini menyediakan menu bakso beranak yang penuh rahasia. Seputarsumsel.com menyambangi warung bakso ini, Selasa (3/1), yang amat sangat padat alias rame bingit!.

“Iya, jadi didalam bakso kami, orang gak tau bakal nemuin apa. Ada isian bakso telor, ada juga isian bakso daging, lengkap dengan bakso kecil-kecil 8-10 biji. Nah, kalo mesen bakso beranak, kami langsung sajiin, tanpa milih isian yang mana. Jadi, ini sesuai dengan keberuntungan pelanggan. Kalo dapet telor, ya syukur. Kalo dapet bakso daging, ya terima. Sama kayak kalo mau beranak (manusia, red), kita kan gak bisa milih mau anak laki ataupun perempuan,” kata Mas Jun (30), pemilik warung Bakso ini.

Pria kelahiran Cirebon ini mengaku, bakso beranak yang ia buat bukan hasil aji mumpung atau sekedar ikutan trend, melainkan hasil dari inovasi berdasarkan pengalamannya berjualan bakso sejak tahun 2014 silam. “Peluang tetap dilihat, tapi saya juga punya alasan kenapa ada bakso beranak ini. Awalnya, saya bikin bakso cabe-cabean, yakni bakso yang isiannya bakso daging, telor dan bakso kecil. Disebut bakso cabe-cabean, karena awal saya buka warung bakso, semua karyawan saya perempuan. Alhamdulillah, bakso ini laris manis. Trus saya inovasi lagi, dengan buat bakso terong-terongan, yakni bakso yang bentuknya kayak terong, buat nemenin bakso cabe-cabean yang udah lebih dulu booming. Nah, bakso beranak ini adalah inovasi dari bakso cabe dan bakso terong. Kan kalo cabe sama terong nyampur jadinya beranak,” paparnya seraya tertawa lebar.

Harga per porsi hanya dihargai Rp 45 ribu saja. Dikatakan Mas Jun, harga ini terbilang murah. Kenapa? “Diameter baksonya aja 15 cm. Kebayang gak betapa gedenya bakso ini. Ya kali abis dimakan sendiri. Biasanya porsi ini bisa buat 2-3 orang,” ujarnya senang.

Meski ada menu lain selain bakso beranak, toh tetap aja penikmat kuliner penasaran dengan bakso yang satu ini. “Bakso biasa ada, kayak bakso telor dan bakso daging dengan porsi normal, harganya hanya Rp 15 ribu. Mie ayam juga ada. Cuma memang bakso beranak yang lagi hits. Alhamdulillah,” syukurnya.

Dalam sehari, ia bisa ngabisin 1000 porsi bakso, atau setara dengan 300 kg daging sapi dan 5 peti telur. “Kami baru mampu nyediain segitu dalem sehari. Ini aja kadang udah abis jam 6 sore, paling lama jam 8 malem kadang udah gak ada sisa,” tuturnya.

Kini, Mas Jun mampu ngayomin lebih dari 40 karyawan, dari yang awalnya hanya ada 16 orang karyawan. Kalo kamu mau makan disini, warung bakso buka setiap hari pukul 10 pagi hingga pukul 10 malam dan bisa follow instagramnya @bakso_beranak_masjun_27ilir buat liat hebohnya bakso beranak ini.

Tukang Parkir Ketiban Rejeki Berkat Bakso Beranak

Seputarsumsel.com iseng ngobrol dengan salah satu dari 5 orang tukang parkir yang ngejagain parkir Bakso Beranak Mas Jun. Sebut saja Bang Edi. Dirinya mengaku, dalam sehari ada lebih dari 200 kendaraan roda dua maupun roda empat yang nongkrong di warung bakso tenar ini.“Bayangin aja, kalo satu motor RP 2 ribu, kami bisa ngais rejeki sampe setengah juta sehari, Mbak,” katanya sumringah. Jumlah ini belum termasuk kendaraan roda dua yang kadang ngasih petugas parkir hingga Rp 5 ribu per kendaraan. “Alhamdulillah, kami ketiban rejeki juga berkat bakso beranak ini. Semoga aja tetep tenar kayak gini,” harap Edi. (Nurul/17)

Your email address will not be published. Required fields are marked *