Sumsel Dijadikan Role Model Siaga Dini Pencegahan Karhutlah

Sumsel Dijadikan Role Model Siaga Dini Pencegahan Karhutlah

0

Seputarsumsel.com – Palembang,
Sumsel jadi role model persiapan dini mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutlah) lho. Ini dikarenakan kinerja Pemprov Sumsel yang sedini mungkin mempersiapkan pencegahan karhutlah.

Seperti kali ini nih, Gubernur Sumsel memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) khusus Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutlah), didampingi oleh Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan Agung Hardjono dan Asdep 4/V Kamtibmas Kemenko Polhukam Bambang Sugeng.

Rapat ini juga dihadiri 8 Bupati dari masing-masing kabupaten siaga darurat karhutlah, antara lain Ogan Komering Ilir, Banyuasin, Musi Banyasin, Musi rawas, Muara Enim, Pali, Musi Rawas Utara dan Ogan Ilir. Jumat (28/04) di Griya Agung.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan, Agung Hardjono menyatakan, dirinya bangga atas pemaparan dari masing-masing Bupati terhadap langkah-langkah yang dihadapi untuk cegah sedini mungkin karhutlah.

“Sumsel akan kita jadikan role model untuk provinsi lain, sesuai peran dari Gubernur Sumsel, dimana pencegahan dan penanganan karhutlah di Sumsel itu sudah dipersiapakan dengan matang, seperti ada masyarakat peduli api, pemetaan daerah rawan karhutlah, sehingga menggerakan semua komponen sampai kedesa. Pencegahan yang melibatkan banyak pihak ini tentunya akan lebih meringkan beban karena dipikul bersama-sama semua pihak,” ujarnya.

Belajar dari karhutlah tahun 2015

Tampaknya, kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Provinsi Sumatera Selatan, menjadi pelajaran tersendiri untuk Pemprov Sumsel. Pasalnya, pada tahun 2015 lalu tercatat sekitar 736 ribu hektar lebih hutan rusak hangus terbakar.

Itulah mengapa hal ini menjadi pusat perhatian semua pihak, untuk sedini mungkin melakukan persiapan mencegah kebakaran hutan dan lahan, mengingat diperkirakan 2017 panas lebih panjang dan lebih lama ya.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan, kebakaran hutan dan lahan memang menjadi mimpi buruk, tidak saja Sumsel tapi Indonesia, sebab di tahun 2015 lalu sembilan provinsi terjadi kebakaran hutan dan lahan, salah satunya wilayah Sumsel terbesar hutan lahan hangus dan rusak terbakar.

Namun, mulai 2016 lalu Gubernur bertekad tidak ada kebakaran lagi, dengan membentuk satuan tugas kebakaran hutan dan lahan (Satgas Karhutlah) terbaik di Indonesia dan terbukti 2016 tidak ada kebakaran di Sumsel.

“Impian kita 3-4 tahun lagi tidak ada lagi rakor seperti ini, karena dengan sendirinya masing-masing daerah dipimpin oleh Bupati masing-masing di koordinir oleh Gubernur, semua program berjalan dengan baik masyarakat,rakyat membantu mencegah kebakaran sejak dini, mari kita tekatkan bersama dan Insha Allah bisa,” harapnya.

Lanjutnya, untuk tidak membuka lahan dengan membakar, tidak cukup hanya dengan sosialisasi dan maklumat saja, sebab karhutlah tetap saja bisa terjadi kalau tidak ada kompensasi.

Dikatakan Alex, Dinas pertanian Provinsi Sumsel telah membagikan 2.725 hand traktor dan 729 pompa air kepada petani di 17 kabupaten/kota ,untuk membuka lahan tanpa membakar. “Jadi tidak boleh melarang tanpa memberikan solusi,” tegasnya.

(Teks dan foto : RuL/HMS/17)

Your email address will not be published. Required fields are marked *